
Kemarin ketika saya pulang dari sebuah tempat di pinggiran kota , saya melihat ada seseorang kakek kakek tua , jalannya terpogoh pogoh . beliau melihat sekililingnya , tapi dengan tatapan kosong seakan akan muak akan jaman yang terus melindasnya . Dulu munkin dia bisa tertawa bersama keluarga yang di cintainya , namun kini dia hanya memeluk sebongkah kardus kusam dan bau , dia tak fikirkan hari esok akan seperti apa , akan tidur di mana , akan mati dimana , ini mungkin cerminan bangsa kita saat ini . Bangsa kita padahal masih tergolong muda , dan seharus nyah produktif , bukan justru konsumtif . Kita membeli barang barang yang sumber bahan bakunya dari tanah air kita sendiri , kenapa tidak mengolah nya sajah sendiri ? apakah itu akan lebih mengirit biayaya taraf hidup rakyat bangsa ini , dan mungkin akan memberikan masukan berarti bagi beberapa aspek di dalam pembangunan bangsa ini . Sekarang kita lihat lapangan pekerjaan saja sudah sepeti masuk sekolah negri terkemuka saja , dan sadis nya lagi UMR pun tak ada realitinya . si kaya yang punya proyek si miskin lah yang punya sakit hati , di upahinya dengan uang yang sangat tidak sepantasnya bagi taraf hidup seseorang di negara ini , yang kita tau juga , harga " semakin tidak tertahan kan tingginya . ini akan menyesakan semua orang . Khusus nya si kakek yang tadi di pinggir jalan .
Hidup ini mungkin pertarungan antara menang dan kalah . Tapi bukan pertaruhan antara mati dan tewas , semua orang di atas bumi ini berhak atas bahagia . Bangsa ini bukan serakah semena mena tanpa alasan , kita juga harus akui , kita di jajah 3'5 abad . Bukan kah mengerikan apabila kita mengingat umur bangsa ini belum setengah setengah nyah dari umur penjajahan . Pola pikir bangsa kita masih tetap sama seperti sebelum nya . "asal bisa makan apa saja di lakukan " .Itulah yang menjadikan kita sebagai bangsa terbodoh sepanjang masa . Bangkit ? yah kita harus bangkit dari kebodohan , bukan dari apa pun juga yang sekarang kita lihat mereka perjuangan kan , tapi cukup bangkit dari kebodohan sosial , kebodohan moral . kebodohan mental , kita sendir tau kita tak mau di jajah lagi .Tapi secara tidak sadar bangsa ini tetap pada jalur nya . Di jajah tak henti henti . dari segala bidang , dari segala aspek . Baik teknologi , budaya , dan seabgainya . Apa kita perduli ? semua hanya berfikir pada perut masing masing . mereka berdasi , bepergian dengan mobil yang mewah , hidup penuh asuransi . Namun sayang mereka di gajih oleh orang orang miskin . mereka sekolah tinggi , karena sekolah tinggi itu lah mereka jadi bisa pintar dalam menipu semua orang , menipu bangsa nya sendiri demi mengisi perut mereka sendiri , dan tanpa belas kasihan mengoyak melindas bangsa sendiri . Mereka bukan pahlawan , mereka tak pantas kita hormati , bukan mereka calon yang pantas jadi peminmpin , mereka harus pulang dan diam di rumah merenungi semua kesalahan kesalahan yang telah mereka perbuat . Tapi lihat . Mereka terus bergentayangan . di beberapa media , mereka menempatkan diri mereka layak nya artis , di beberapa media , TV , MAJALAH , KORAN .INTERNET ,mereka memperlihat kan , kekayaaan , kebohongan , kinerja palsu , dan bahkan mereka juga memperlihatkan semua badan mereka penuh (telanjang) . Inikah yang harus di teladani ? maka pantas saja orang orang di bangsa ini menjadi urakan tak jelas , kriminalitas bukan suatu halangan dalam mencari nafkah . Mereka yang bertahan dengan perut kosong menjerit memohon hentikan kebohongan ini . Dan mereka yang tertawa dengan perut penuh , berdoa semoga ini tak akan berakhir . Huft... ini indonesia ku :( . bangsa yang berbendera merah putih . Memalukan ....
Apa harga mati untuk semua ini ? sia sia saja dulu beberapa nyawa terbuang membela negara ini . Apa pantas kita bertahan diam melihat semua ini ? coba dengan sesuatu yang kecil . Introspeksi diri , apakah kita layak menjadi manusia ? kita tau kita bukan anak bangsa sempurna , tapi bukan sebuah alasan untuk memperburuk keadaan . Kita jaga , kita kerja jangan menyesal , jangan sampai sia sia . apa yang telah ada jangan di jadikan aset untuk memperbanyak harta . lihat di bawah kita , masih banyak tangan meminta minta , haus akan dahaga . dan hancur akan masa denpan . Indonesiaku selamat menangis bangsaku
Dan tak lama si kakek tua itu pun sampai di sebrang jalan yang temboknya penuh akan gambar gambar poto dari calon calon elite politik bangsa ini . beliau terbatuk dan tersedak . lalu di buang nya dahak tetap di antara wajah wajah tampan yang terpampang bersama janji janji kotor nya di tembok itu .

